Bandar Baru | Presisi24jam.com-Peredaran gelap narkoba dan perjud!an di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, mencoreng citra penegakan hukum. Bukannya mereda, aktivitas haram tersebut justru makin marak, seolah-olah ada tangan-tangan kuat yang melindungi.
Hasil investigasi wartawan di lapangan mengungkap, titik utama yang disebut-sebut sebagai “barak” narkoba yang aktif beroperasi tanpa hambatan berarti.
Lokasi pertama berada di Tikungan Amoy, perbatasan antara Sibolangit dan Tanah Karo, yang dikabarkan dikelola oleh pria berinisial Je alias Ra warga Tanah Karo.
Tak jauh dari situ, praktik serupa diduga terjadi di samping Villa Lotus Desa Suka Makmur, dikelola oleh pria yang akrab disapa Dom alias Man, Sedangkan yang lainnya berada di sebuah hotel kelas melati di Desa Bandar Baru.
Ironisnya, di balik maraknya aktivitas peredaran narkoba ini, Polsek Pancurbatu sebagai penegak hukum terkesan tutup mata dan melakukan pembiaran.
“Jangan harap Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit bersih dari narkoba kalau oknum-oknum di Polsek Pancurbatu “tutup mata” serta “terkesan melakukan pembiaran,” kata seorang warga, yang meminta identitasnya disembunyikan, Selasa (6/1/2026).
Kekecewaan warga sudah mencapai titik nadir. Mereka berharap Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H segera memerintahkan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. segera turun tangan dan menggerebek lokasi peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan tersebut.
Tak hanya itu, warga juga mendesak agar Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H memberikan tindakan tegas terhadap pimpinan yang ada di Polsek Pancurbatu yang terkesan melakukan pembiaran terhadap para bandar narkoba yang ada di Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp Selasa (6/1/2026) malam sekitar pukul 20.35 Wib belum memberikan respons
Sikap diam Kapolrestabes Medan ini tentu menimbulkan pertanyaan: Apakah pemberantasan narkoba di Sibolangit benar-benar menjadi prioritas? Ataukah justru ada yang memilih ‘menutup mata’ terhadap praktik memalukan ini?
Warga Desa Bandar Baru, yang diwakili oleh seorang tokoh bermarga Sembiring, mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., segera menurunkan tim investigasi independen ke lapangan.
“Kami sudah lelah menunggu tindakan nyata. Kalau tidak ada gebrakan dari pimpinan, jangan salahkan masyarakat jika mulai kehilangan kepercayaan,” ujar Sembiring, yang diamini warga lainnya.(*)
