Tanah Karo | Presisi24jam.com-Terkait viralnya berita diberbagai media online dan media sosial tentang perjud!an tembak ikan, dadu putar, kopyok, t0ge| dan beebagai jud! lainnya yang ada diwilayah hukum Polres Tanah Karo mendapat kecaman keras dari Nitizen.
Seperti @AS Brahmana, beliau meminta agar Kapolres Tanah Karo digeser kalau memang tidak becus.
@Bin tara, Nitizen yang satu ini menjelaskan kalau wilayah Hukum Polres Tanah Karo Sudah Ngeri Tanah Karo, Sudah Jelas Vidionya siapa yang main jud!
@al simatupang, apakah berita ini benar? Kalau benar tolong ditindak lanjuti pak @kapolres tanah karo @kawankapoldasu dan diduga katanya di bekingi salah satu oknum.
Selain ketiganya, masih banyak lagi komentar-komentar lain yang diberikan para Nitizen agar Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SH SIK dan Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H menindak tegas segala bentuk perjud!an yang ada diwilayah hukum Polres Tanah Karo khususnya yang ada di depan Plaza Kaban Jahe.
Amatan wartawan Jum’at (4/7/2025) sore, praktek perjud!an di jalan Sudirman tepatnya didalam sebuah ruko yang didepannya bertuliskan Tasima Pancing terlihat ada 3 buah mesin jud! Tembak !kan dan dadu kopyok.
Dari vidio yang beredar di media online dan media sosial, terlihat seorang pria berambut agak kriting bertubuh kekar yang disebut-sebut bermarga Ginting Samura menjadi bandar dadu.
Dan menurut kabar yang berkembang, Pria tersebutlah yang membagi-bagikan sejumlah “uang” (ongkos-red) kepada para pemain dan oknum-oknum tertentu.
Dengan bebasnya praktek perjud!an di wilayah hukum Polres Tanah Karo ini, menandakan kalau AKBP Eko Yulianto SH SIK tidak dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan slogan “Polri” untuk masyarakat di wilayah Polres Tanah Karo hanya isapan jepol belaka.
Untuk itu, BG dan warga lainnya meminta agar Kapolri Jendral Listio Sigit Prabowo memerintahkan Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H segera mencopot jabatan AKBP Eko Yulianto SH SIK sebagai Kapolres Tanah Karo,” ujar BG yang diamini warga lainya.
Sementara itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SH SIK yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp Minggu (6/7/2025) terkait tindakannya terhadap marak perjud!an diwilayah hukum yang dipimpinya memilih bisu, pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan tidak dibalas.(*)
