Simalungun | Presisi24jam.com-Maraknya permainan jud! Toge| di Kabupaten Simalungun membuat masyarakat tidak percaya lagi dengan kepemimpinan AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M.
Bahkan, masyarakat yang ada di Kabupaten Simalungun menuding kalau Kapolres Simalungun yang saat ini dipimpin AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. “memelihara” jud! Toge| dan tembak ikan.
Tudingan tersebut dilontarkan warga dikarenakan hingga saat ini permainan jud! Toge| dan tembak ikan masih menggurita dan menyengsarakan rakyat.
Dalam sehari, putaran jud! Toge| sampai tiga kali yang dimulai pada siang hari, sore dan malam.
Setiap putaran, bandar besar yang disebut-sebut warga turunan berinisial AS alias ASK bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.
Bayangkan saja, ratusan juta rupiah jerih payah masyarakat dikeruk oleh warga turunan berinisial AS alias ASK dari Kabupaten Simalungun. Apa ngak miskin nanti masyarakat sini,” ujar bapak paruh baya yang tidak ingin namanya disebut.
Lanjut dikatakan bapak bertubuh gempal ini, selain jud! Toge|, mesin jud! Tembak ikan, narkoba juga terus berkembang semenjak AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. memimpin Polres Simalungun,” ujarnya kesal.
Untuk itu, ia berharap agar Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan F SIK MH memerintahkan Dir Krimum untuk turun bersama anggota ke Wilayah Hukum Polres Simalungun melakukan penggerebek permaina jud! Toge| dan tembak ikan seperti yang dilakukan beberapa waktu yang lalu di Tanah Karo.
Selain itu juga, warga meminta agar Poldasu meringkus bandar besar jud! Toge| di Kabupaten Simalungun yang disebut-sebut warga turunan berinisial AS alias ASK,” ujar bapak paruh baya yang diamini warga lainnya.
Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M.yang kembali dikonfirnasi wartawan melalui pesan WhatsApp Selasa malam (14/10/2025) sekitar pukul 20.45 Wib di nomor +62 812-1701-2××× tetap tidak membalas, perwira berpangkat dua mekati ini memilih bungkam.
Namun Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang SH yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp di nomor 08126432×××, pada Selasa Malam (14/10/2025) sekitar pukul 20.48 Wib hanya mengatakan akan melakukan lidik.(*)
