Pancurbatu | Presisi24jam.com-Terkait isu pemotongan yang dilakukan pihak manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Pancurbatu yang saat ini dipimpin Dr Dina Saraswati semangkin memanas.
Selain melakukan klarivikasi dibeberapa media online, pihak Drg Dina Saraswati memanggil Para Satpam dan Cleaning service (CS) Kamis (26/3/2026) kemarin.
Salah seorang pegawai RSU Pancurbatu Kepada wartawan Kamis (26/3/2026) sore menjelaskan, pihak manajemen yang diwakili
Veronika Kaban yang disebut-sebut menjabat sebagai sekretaris RSU Pancurbatu memanggil para Satpam dan Cleaning service (CS).
Setelah mereka dikumpulkan, pihak RSU Pancurbatu mempertanyakan kepada mereka siapa yang memberikan informasi kepada wartawan terkait dugaan pemotongan uang jasa Pelayanan (Jaspel) hingga ratusan ribu.
Pegawai yang tidak ingin namanya ditulis ini menambahkan, apabila ketahuan siapa pegawai yang memberikan informasi dugaan pemotongan uang Jaspel, manajemen Rumah Sakit Akan memecatnya,” ujar pegawai tadi berharap agar wartawan tetap merahasiakan identitasnya.
Untuk memastikan kebenaran pemanggilan terhadap Satpam dan Cleaning service dan ancaman pecat bagi yang memberikan informasi sehingga dugaan pemotongan uang Jaspel hingga ratusan ribu viral dibeberapa media online dan media sosial.
Kru media ini mencoba mengkonfirmasi kepada Direktur Rumah Sakit Umum Pancurbatu Drg Dinas Saraswati Jumat (26/3/2026) sore.
Namun konfirmasi wartawan di nomor Handphone (HP) +62 812-6407-xxx milik Direktur tetap tidak berhasil, nomor Handphone wartawan media ini diblokir.
Sementara itu, saat kru media ini mengkonfirmasi kepada kepala Dinas Kesehatan Deliserdang Dr Tetti Rossanti Keliat MKM melalui pesan WhatsApp Jumat (26/3/2026) tidak berhasil, pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan tidak dibalas.
Hal yang sama juga dilakukan Veronika Kaban yang disebut-sebut menjabat sebagai Sekertari RSU Pancurbatu, saat wartawan mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp Jumat (27/3/2026) sore terkait pemanggilan terhadap satpam dan Cleaning service (CS) tidak mendapat jawaban.
Sedangkan pesan WhatsApp yang dilayangkam wartawan sudah dibaca dan ada contreng biru.
Dengan bungkamnya Direktur Rumah Sakit Umum Pancurbatu Drg Dina Saraswati, Kadis Kesehatan Kabupaten Deliserdang Dr Tetti Rossanti Keliat MKM dan Veronika Kaban sekertaris RSU Pancurbatu menjadi tanda tanya besar.
Untuk itu, Para karyawan yang merasa terzolimi meminta agar Kejaksaan Tinggu Sumatera Utara, Badan Pemeriksaan Keuangan Kabupaten Deliserdang dan instansi terkait lainnya melakukan pemeriksaan terhadap Direktur RSU Pancurbatu Drg Dina Saraswati, Kadis Kesehatan Deliserdang dan Sekertaris RSU Pancurbatu,” ujar Pegawai Rumah Sakit Umum Pancurbatu berharap.(*)
