Tanah Karo | Presisi24jam.com-Ketua Umum Asosiasi Petani dan Pelaku Usaha Hortikultura (APPUHK) Liston S. Depari, didampingi Wasinton Tarigan, siap membantu para petani di Kabupaten Karo dalam hal penanganan kesetabilan harga pasar dari hasil pertanian di daerah ini.
Hal ini dikatakan Liston Depari didampingi Wasinton Tarigan, di gerbang masuk kantor DPRD Karo, Senin (4/8/2025) . Kata dia, dilihat dari hasil pertanian yang dipasarkan di Kabupaten Karo terkesan tidak mendapat penanganan konkret selama bertahun-tahun oleh pemerintah sehingga para petani terlihat menurun minat dalam menjalankan hasil usaha tani itu sendiri, katanya.
Hadirnya Asosiasi Petani dan Pelaku Usaha Hortikultura (APPUHK) di Kabupaten Karo, semoga hasil produksi hasil pertanian di Kabu0paten Karo akan semakin meningkat, katanya.
Oleh karena itu diharapkan kepada pemerintah agar proses perizinan usaha hortikultura yang kerap terbentur regulasi semoga kedepan berjalan sesuai yang diharapkan guna memajukan usaha tani di daerah ini, pintanya.
Asosiasi Petani dan Pelaku Usaha Hortikultura Karo (APPUHK) sebuah Lembaga Independen non-Pemerintah menyatakan kesiapannya menjadi jembatan antara para pelaku usaha hortikultura dengan pemerintah. Upaya ini diwujudkan melalui permohonan audiensi resmi yang disampaikan ke Sekretariat DPRD Kabupaten Karo, Senin (4/8/2025).
Dari hasil audiensi dengan Komisi A DPRD Karo, Drs. Lusia Sukatendel, menyambut baik dan memberikan semangat kolaboratif APPUHK dikembangkan di Kabupaten Karo.
Menurut Lusia Sukatendel disela sela auidensi segala bentuk inisiatif untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Karo kami tetap mendukung , katanya. Ditambahkan Lusia, semoga progam ini secepatnya berjalan di daerah ini guna meningkatkan hasil tani masyarakat diamini David Kritian Sitepu dan Miltra Sembiring. Anggota DPRD lainya.
Liston Depari menambahkan, dalam waktu dekat saya ingin langsung melihat para petani di setiap Kecamatan dan di Desa desa. Selama ini perlu kita ketahui apa kendala mereka dalam bercocok tanam, kita akan mendengar dan sekali gus memberikan saran yang positif guna memajukan usaha mereka, katanya.
“Sebagai organisasi yang baru berdiri, kami ingin membangun komunikasi yang sehat dengan DPRD maupun Pemkab Karo. Legislatif adalah corong aspirasi rakyat dan kami bagian dari rakyat corong meningkatkan hasil pertanian masyasrakat yang butuh didengar,” sebutnya.
“Kami ingin ambil bagian dalam pembangunan ekonomi Karo, tentunya melalui cara-cara yang benar. Kami ingin semua proses perizinan dilakukan secara transparan, tidak berbelit, tidak dipersulit. Sosialisasi kebijakan juga harus dilakukan secara menyeluruh dan jelas, beber Liston yang juga merupakan spesialist di bidang pengeboran minyak bumi dan gas di salah satu perusahaan multinasional di Inggris.
Asosiasi APPUHK bukanlah organisasi oposisi terhadap pemerintah. “Kami mendukung penuh Pemkab Karo. Namun, dukungan kami bersifat kritis dan konstruktif. Bila ada kebijakan yang tidak pro terhadap petani dan pelaku usaha produk pertanian, tentu kami akan bersuara. Kami ingin tercipta simbiosis mutualisme: pemerintah diuntungkan, rakyat sejahtera. Harus ada win-win solution.”, tegasnya.
Di sisi lain, APPUHK juga memegang peran penting dalam penyerapan tenaga kerja, termasuk pekerja musiman (aron), tenaga gudang, dan distribusi produk pertanian ke pasar nasional hingga mancanegara, akhirnya. (Kor)
