Tanah Karo | Presisi24jam.com-Hampir seluruh masyarakat Desa Merek dan warga Desa Situnggaling meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Karo, agar menutup semua jenis permainan jud! yang berada di wilayah kerja Polsek Tiga Panah Kecamatan Merek
Masyarakat menjelaskan kepada bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dampak dari peraktek perjud!@n di Wilayah Kecamatan Merek seperti, 1, banyak warga kehilangan barang dirumah dan diladang, Kehilangan sepeda motor, terjadi cekcok dalam rumah tangga dikernakan uang yang seharusnya dibelikan beras atau pun pupuk habis disedot Jud! tembak !kan-!kan, Gara –gara jud! tembak !kan !kan, banyak orang memakai narkoba jenis sabu-sabu, ada warga mati gantung diri karena uang dipinjam habis di telan mesin !kan –!kan, pemain !kan-!kan sudah ada yang gilanya, coba bayangkan mobilnya hanya satu itu pun digadaikan supaya ada modal untuk bermain tembak !kan !kan.
Seperti ini lah terjadi ditengah-tengah masyarakat di daerah kami pak, semenjak ada permainan jud! bebas beroperasi siang dan malam di tempat kami.
Selamatkan kami pak, kasian anak-anak kami masih sekolah, jangan nanti gara –gara jud! itu, anak kami pun tidak bisa lagi kami sekolah kan. kami minta dengan segala horma kepada pihak yang berkompoten agar permainan jud! tembak ikan –ikan dihentikan di daerah Kecamatan Merek sebelum banyak orang gila muncul di daerah ini, ujar Munte yang enggan namanya dipublikasikan.
Saat ini permainan jud! tembak ikan bagaikan jamur, ada beroperasi di simpang SMP, ada di samping warung kopi M. Sitanggang Desa Situnggaling jalan raya Merek –Saribudolok, samping Family bersama Desa Merek dan masih ada lainya. Kepala Desa Merek dan Kepala Desa Situngaling hendak dikonfirmasi, belum berhasil.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tiga Panah yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Senin (23/12/2024) sore sekitar pukul 15.50 Wib hanya mengucapkan “Terimakasih atas infonya ya Pak..
Namun saat ditanya kembali tentang tindakan apa yang akan dilakukan terkait maraknya lokasi jud! tembak ikan di Merek, kanit reskrim tidak lagi membalas pesan WhatsApp wartawan hingga berita ini ditayangkan.(Kor/Red)
