TANJUNGBALAI | presisi24jam.com – Menggelorakan situasional dan masih terus berjuang dalam upaya Zero Halinar, Lapas Tanjungbalai terus galakkan penggeledahan menyeluruh, mulai dari barang masuk dari kunjungan sampai kamar hunian wargabinaan, Kamis (4/4/2024) kemarin.
Langkah antisipasi gangguan Kamtib, Tim Gabungan Satops. Patnal Lapas Tanjung Balai Asahan (TBA) melakukan peningkatan pengeledahan terhadap pengunjung, barang titipan pengunjung, petugas Lapas sampai pada pengeledahan kamar hunian.
Hal ini sesuai intruksi Dirjen Pemasyarakatan Program 3+1 guna menciptakan Lapas dan Rutan semakin tertib dan kondusif, terlebih saat ini tengah ibadah berpuasa di bulan Ramadhan.
Kalapas Tanjung Balai Asahan (TBA) Sangapta Surbakti ketika dikonfirmasi Jumat (5/4/2024) mengatakan, langkah pengeledahan kamar hunian dan pintu P2U terus ditingkatkan guna meminimalisir masuknya barang terlarang yang tidak diperbolehkan dimiliki wargabinaan.
“Kita akan terus meIakukan giat tersebut untuk meminimalisir penyelundupan dengan memasukkan barang terlarang dan tentunya kami juga persiapkan petugas yang harus siap siaga serta mampu menjaga integritasnya sebagai petugas,” ujar Sangapta.
Ditegaskan kembali, hak kebebasan wargabinaan akan dicabut selama menjalani pidananya, salah satunya jika ditemukan memiliki alat komunikasi. Disampaikan Kalapas TBA kembali, barang hasil temuan akan dimusnahkan dengan cara dibakar, ini menunjukkan tindakan tegas petugas terhadap temuan yang ada.
“Secara rutin dan insedentil kita melakukan penggeledahan dan jika masih di temukan beberapa barang yang tidak diperbolehkan wargabinaan memilikinya, Langsung Kita Musnahkan dengan cara dibakar, salah satu untuk meningkatkan efek jera,” serunya.
Suasana Ramadhan tahun ini, seluruh wargabinaan berjumlah 1.029 orang diberikan kesempatan melaksanakan ibadah shalat tarawih dan tadarus pada malam hari. (ambon)
