PANCURBATU | presisi24jam.com – Perseteruan antara kepala ruangan rawat inap III L Bakara dan Dokter Spesialis dalam AD SPPD menimbulkan masalah terhadap pasyen rawat inap.
Amatan wartawan di RSU Pancur Batu Kamis (27/6/2024) pasyen berinisial S sudah menjalani perawatan beberapa hari akibat mengalami Demam, Batuk, Mual dan lemas.
Namun karena ketidak harmonisan L Bakar kepala ruangan rawat inap III dengan Dr Spesialis dalam AD SPPD, pasyen S tidak bisa mendapatkan pelayanan maksimal.
Bukan hanya pasyen S, pasyen rawat inap lainnya juga tidak mendapatkan pelayanan dari Dokter AD SPPD apabila berada diruangan yang dipimpin L Bakara.
Apabila pasyen hendak diperiksa dan mendapat perawatan, pasyen rawat inap terpaksa dibawa kepoli klinik dokter spesialis penyakit dalam. Hal ini dikarenakan dokter spesialis tidak mau visite ke ruangan rawat inap
Dan kondisi ini sdh berlangsung dua minggu. Sehingga dapat menyebabkan infeksi atau penularan penyakit kepada pengunjung yang lain dan membuat pelayanan di RSU Pancur Batu Menjadi tidak kondusif.
Sebelumnya, kepala ruangan rawat Inap III memang sudah bekerja di RSU Pancur Batu, dan dua minggu yang lalu, L Bakara diangkat sebagai kepala ruangan III.
Sejak itulah persiteruannya dengan dokter Spesialis dalam terjadi kembali.
Persiteruan dokter AD dgn L sudah lama terjadi dan dokter Herlina sudah mengetahui tetapi L tetap diangkat menjadi kepala ruangan rawat inap
Menurut data yang dihimpun wartawan, Dr Spesialis dalam AD SPPD akan merawat pasyen apabila tidak berada di ruangan inap III.
Saat kru wartawan ini hendak melakukan konfirmasi Kamis (27/6/2024) siang kepada Direktur RSU Pancur Batu DR Herlina Sembiring tidak berada diruangannya, menurut salah seorang staf Direktur tidak masuk.
Dan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Direktur mengatakan akan menindaklanjutinya dan mengatakan pasyen yang utama,” terangnya melalui pesan WhatsApp.(red)
