Siantar| Presisi24jam.com-Wanita berinisial SD (45) warga Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar tewas dengan kondisi mengenaskan setelah tertabrak kreta api dengan Locomotif CC No. 2029006 dari Siantar tujuan Medan dengan membawa gerbong pertamina kosong yang dikemudikan
Masinis berinisial FS serta Asisten berinisial A.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui Kasi Humas Iptu Agustina Triyadewi menjelaskan, awalnya personil piket Polsek Siantar Timur menerima laporan ada seorang wanita berinisial SD tertabrak kreta api dan tewas ditempat kejadian Minggu (22/3/2026) sore sekitar pukul 16.50 Wib.
Mendapat laporan warga tersebut, unit reskrim Polsek Siantar Timur bersama tim Inafis langsung menuju lokasi tempat wanita tersebut tertabrak kreta api yang di jalan Tongku Ujung Kelurhan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematang Siantar.
Setibanya dilokasi kejadian, tim inafis dibantu unit reskrim langsung melakukan evakuasi jenazah korban kerumah sakit Dr Djasamen Saragih agar dilakukan visum dan memasang Police-Line dilokasi kejadian.
Selang beberapa saat kemudian, sepupu korban berinisial DPS (41) datang kerumah sakit dan menolak dilakukan autopsi terhadpa jenazah korban, keluarga sudah ikhlas dengan kematian korban murni karena kecelakaan.
Karena tak mau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, unit reskrim Polsek Siantar Timur menyuruh keluarga membuat surat peryataan bermaterai bahwasannya mereka tidak keberatan dan tidak ada penuntutan hukum atas meninggalnya korban.
Usai membuat pernyataan, petugas dari Polsek Siantar Timur menyerahkan jenazah korban dibawa ke rumah duka di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.,” ujar Iptu Agustina.(abar)
