Tanah Karo | Presisi24jam.com-Warga Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Lau Biang, Rabu (27/5/2026) pagi.
Mayat tanpa identitas tersebut ditemukan di kawasan arus Lau Biang yang dikenal warga sebagai Perjumaan Kenjahe Namo Bentayan, Desa Jandi Meriah.
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSU Kabanjahe guna menjalani pemeriksaan visum.
Informasi yang beredar menyebutkan, mayat tersebut diduga merupakan pengemudi beca motor (pebetor) pembawa garam dapur yang sebelumnya mengalami kecelakaan dan terjatuh ke jurang Pancur Besi, Desa Singgamanik, Kecamatan Munte, pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban kecelakaan itu disebut-sebut bernama Alim (35), warga Pasar III Medan Tembung Gang Keluarga, Kota Medan.
Sejak insiden terjadi, personel Polsek Munte bersama warga telah melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Lau Biang, lokasi korban diduga terseret arus usai mengalami kecelakaan.
Namun, hasil pemeriksaan awal di RSU Kabanjahe belum dapat memastikan identitas jasad tersebut. Pasalnya, sejumlah saksi yang mengenal korban menyebut terdapat perbedaan ciri fisik dibandingkan saat korban masih hidup.
Akibatnya, pihak kepolisian dari Polsek Munte dan Polsek Tiganderket masih bekerja keras untuk memastikan identitas mayat yang sementara tercatat sebagai MR X tersebut.
Kapolsek Munte, Rapolo Silalahi melalui Kanit Reskrim, Azis Sitepu yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tiganderket, Bintang Sitepu, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah mayat tersebut benar merupakan pengendara beca pembawa garam yang jatuh di kawasan Pancur Besi.
“Masih MR X. Dari keterangan saksi yang mengenal korban, ada beberapa ciri yang berbeda. mayat akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi,” ujar polisi kepada wartawan di RSU Kabanjahe, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.(*)
