Sidikalang | Presisi24jam.com-Kota Sidikalang, Kabupaten Dairi, memang telah lama tersohor dengan cita rasa kopinya yang khas. Namun, di balik aroma kuat biji kopi, Sidikalang menyimpan permata wisata alam yang kian hari kian memikat hati para pelancong
Terletak di Jalan Runding, yang menandai perbatasan antara Kabupaten Dairi dan Kabupaten Pakpak Bharat, Panatapan Puncak Sidiangkat adalah jawaban bagi siapa pun yang mendambakan pelarian dari hiruk pikuk kota.
Lokasinya yang berada di ketinggian perbukitan dan dikelilingi pepohonan hutan yang lebat. Tempat wisata ini menjanjikan udara yang selalu sejuk, bahkan cenderung dingin.
“Kalau hari libur, tempat wisata ini selalu ramai dikunjungi wisatawan,” tutur Sion Singa, pengelola Panatapan Puncak Sidiangkat, saat ditemui pada Minggu (16/10/2025).
Keramaian di sini bukanlah pemandangan langka. Terlebih saat libur akhir pekan, libur nasional, Tahun Baru, dan Lebaran, kawasan ini bak magnet bagi pengunjung.
Mereka datang tidak hanya dari warga sekitar Dairi, tetapi juga dari wilayah tetangga seperti Pakpak Bharat dan bahkan jauh-jauh dari Provinsi Aceh.
Pesona Puncak Sidiangkat tidak hanya terletak pada kesejukan alamnya, tetapi juga pada fasilitas yang ditawarkan untuk kenyamanan pengunjung.
Wisatawan yang datang tidak perlu repot membawa bekal karena pengelola telah menyediakan aneka makanan dan minuman dengan harga yang diklaim sangat terjangkau.
“Untuk harga makanan dan minuman cukup terjangkau, pastinya enggak membuat kantong bolong,” ujar Sion Singa sambil tersenyum.
Bagi pencinta fotografi, tempat ini adalah surga. Banyak sudut foto (spot foto) menarik tersedia untuk mengabadikan momen istimewa bersama keluarga dan kerabat.
Setelah lelah berkeliling atau berfoto, wisatawan dapat beristirahat di pondok-pondok yang disewakan lengkap dengan tikar. Biaya sewanya pun ramah di kantong, hanya Rp 15.000 per pondok.
Daya tarik istimewa dari Panatapan Puncak Sidiangkat adalah pengalaman menginap. Bagi mereka yang ingin merasakan sensasi malam di atas perbukitan, pengelola menyediakan fasilitas penginapan dan area berkemah (camping).
“Di malam hari, wisatawan bisa menikmati keindahan gemerlap lampu Kota Sidikalang dan sekitarnya dari atas perbukitan,” kata Sion Singa, menawarkan pemandangan panorama malam yang romantis.
Semua keindahan dan fasilitas tersebut dapat dinikmati dengan biaya yang sangat terjangkau. Wisatawan hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 5.000 per orang, yang sudah termasuk biaya parkir kendaraan.
Panatapan Puncak Sidiangkat benar-benar menawarkan paket lengkap, alam yang sejuk, pemandangan indah, fasilitas nyaman, dan harga yang bersahabat.(jar)
