Medan | Presisi24jam.com-Setiap ibu hamil pasti berharap kehamilannya berjalan lancar. Tapi kadang bahaya bisa datang tiba-tiba tanpa disadari, seperti tekanan Darah tinggi, pendarahan, atau gangguan pada Janinnya. Nah 5 (lima ) mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) punya solusi untuk masalah ini: Aplikasi GRAVIDA, sebuah aplikasi yang membantu Ibu Hamil dan Tenaga kesehatan mengenali bahaya kehamilan lebih cepat.
Aplikasi ini dibuat oleh Fikri Al-Kahfi Sitanggang, Yolanda Erista, Nadine Ratu Habsari, Fatimah Az Zahra, dan Selvi Grasella, dengan bimbingan Assoc. Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked (PA)., Sp.PA. Idenya muncul karena selama ini pencatatan kesehatan ibu hamil masih banyak dilakukan secara manual, jadi datanya sering hilang atau lambat diolah. Dengan GRAVIDA, pengguna cukup memasukkan data kesehatannya, lalu aplikasi akan langsung menganalisis dan menunjukkan seberapa besar tingkat risiko kehamilannya, hanya dalam hitungan detik.
Yang menarik, aplikasi ini bukan cuma teori di kampus. GRAVIDA sudah benar-benar dipakai di Posyandu Srikandi IV Pahlawan. Di sana, Bidan Riska Elvina dan para kader menggunakannya untuk mencatat riwayat kehamilan warga dan memantau perkembangan kesehatan mereka secara digital
Beberapa hal yang bisa dilakukan aplikasi ini antara lain: menghitung perkiraan usia kehamilan dan tanggal perkiraan lahir, menyimpan riwayat kehamilan supaya tidak mudah hilang, menampilkan grafik perkembangan berat badan ibu, dan memberi tahu tingkat risiko kehamilan berdasarkan keluhan harian yang diinput. Berkat fitur-fitur ini, tenaga medis juga jadi lebih cepat mengambil keputusan kalau ada kondisi darurat yang perlu segera dirujuk ke rumahsakit.
Salah satu yang merasakan manfaatnya adalah Ibu Sri Bulan, warga yang rutin datang ke Posyandu Srikandi IV Pahlawan. Menurutnya, GRAVIDA membuatnya lebih tenang menjalani trimester ketiga kehamilan, terutama karena ada pengingat otomatis untuk kontrol dan informasi seputar kehamilan yang bisa dipercaya.
Meski sudah ada aplikasi canggih, ibu hamil tetap perlu waspada dengan tanda-tanda bahaya, seperti perdarahan, pusing berat disertai pandangan kabur, wajah dan tangan yang tiba-tiba bengkak, atau gerakan janin yang tiba-tiba berkurang. Selain itu, pemeriksaan kehamilan (ANC) sebaiknya dilakukan minimal enam kali selama masa kehamilan, dan jangan lupa cukupi kebutuhan gizi seperti asam folat, zat besi, kalsium, dan protein agar bayi
terhindar dari risiko stunting.
Kehadiran GRAVIDA diharapkan bisa membuat setiap Ibu Hamil, di mana pun mereka berada, merasa lebih aman dan terbantu sejak awal kehamilan sampai hari melahirkan tiba.(*)
______________________________________________
Sumber: Tim Pengembang GRAVIDA, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)
