Jakarta | Presisi24jam.com-Di tengah berbagai tantangan global, pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, meskipun ada guncangan di tingkat internasional. “Fundamental ekonomi kita kuat. Kalau di sana sini ada guncangan, itu guncangan dunia, tapi fundamental kita kuat,” ujar Presiden saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025).
Optimisme pemerintah tidak hanya berhenti pada pernyataan. Berbagai kebijakan strategis telah diluncurkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan memberikan asupan nutrisi kepada anak-anak dan ibu hamil, sebagai upaya menekan angka malnutrisi dan stunting. Program ini direncanakan akan menjangkau hampir 90 juta anak dan ibu hamil hingga tahun 2029, dengan anggaran sekitar $28 miliar.
Selain itu, pemerintah juga meluncurkan Dana Pembangunan Nasional (Danantara), sebuah dana kekayaan negara senilai $20 miliar yang bertujuan untuk mengelola kekayaan melalui investasi strategis di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, manufaktur maju, dan infrastruktur. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia secara berkelanjutan dan inklusif.
Untuk mendukung industri padat karya seperti tekstil dan barang kulit, pemerintah telah menyiapkan kredit investasi yang akan menutupi 5% bunga pinjaman. Kebijakan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing industri nasional.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai prioritas utama pemerintahannya. “Pangan adalah yang paling utama. Harga saham boleh naik turun, pangan aman, negara aman,” tegasnya dalam Pembukaan Sidang Kabinet di Istana Negara, Jumat (21/3/2025).
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial, pemerintah terus melanjutkan program-program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, serta bantuan untuk ketahanan pangan keluarga melalui Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Beras. Langkah-langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat yang rentan terhadap dampak langsung kenaikan harga pangan.
Dengan berbagai kebijakan strategis yang telah dan akan dilaksanakan, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Meskipun tantangan global terus berkembang, optimisme dan langkah konkret pemerintah menjadi sinyal positif bagi masa depan Indonesia yang lebih cerah. (Rel/*)
