Asahan | Presisi24jam.com-Sungguh aneh, meskipun sama sekali tidak hadir, namun, tandatangan ketiga kandidat calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua yang masih berstatus sebagai ASN aktif di lingkungan Pemkab Batubara tersebut tampak / tertera pada surat deklarasi damai.
Akibat hal tersebut, sejumlah kalangan mempertanyakan adanya tandatangan ketiga kandidat calon kades Pulau Rakyat Tua pada surat deklarasi damai yang dibuat di kantor Camat Pulau Rakyat pada Kamis (20/8/2026) lalu.
“Kenapa bisa ada tandatangan ketiga kandidat calon Kepala Desa di surat deklarasi damai tersebut, padahal mereka sama sekali tidak hadir pada kegiatan itu,” jelas sejumlah warga setempat yang identitasnya minta dirahasiakan.
Mereka mengaku heran terkait adanya tandatangan dari ketiga kandidat calon kades Pulau Rakyat Tua yang tertera pada surat deklarasi damai tersebut.
“Apakah bisa ya ketiga kandidat calon kades Pulau Rakyat Tua tersebut membubuhkan tandatangannya setelah kegiatan deklarasi damai tersebut dilaksanakan,” ucap mereka kembali.
Mereka juga mempertanyakan niat dari ketiga kandidat calon kepala desa yang ikut mendaftar pada pemilihan Kepala Desa Pulau Rakyat Tua tahun 2026.
“Sebenarnya, ketiga kandidat calon kades Pulau Rakyat Tua itu serius atau tidak ya untuk ikut berkompetisi pada pemilihan Kepala Desa Pulau Rakyat Tua tahun 2026,” tegas mereka dengan nada heran.
Jika dinilai tidak serius berkompetisi, lanjut mereka, kenapa ketiga kandidat calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua tersebut kompak untuk tidak hadir pada kegiatan deklarasi damai yang dilaksanakan di kantor Camat Pulau Rakyat.
“Padahal, pelaksanaan deklarasi damai tersebut menjadi momentum penting guna mewujudkan pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, demokratis dan damai,” ungkap mereka.
Terpisah, Ketua panitia pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Syahrizal Ardi saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Informasi terkait sebanyak tiga kandidat calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua tidak hadir pada kegiatan deklarasi damai tersebut benar bang,” jelasnya melalui via seluler, Jumat (21/8/2026) lalu.
Ketua panitia Pilkades Desa Pulau Rakyat Tua sama sekali enggan untuk menjawab kembali pertanyaan terkait adanya tandatangan dari ketiga kandidat calon kades pada surat deklarasi damai tersebut.
Sementara itu, Camat Pulau Rakyat, Romadhansyah Siagian, SH juga enggan untuk menjawab konfirmasi terkait hal tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada komentar dari ketiga kandidat calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua yang masih berstatus sebagai ASN aktif terkait ketidakhadiran pada kegiatan deklarasi damai tersebut.(Ded)
