Karo | Presisi24jam.com-Diduga telah memberikan “upeti kepada aparat penegak hukum” (APH), bandar besar narkoba di Karo tetap beraktivitas tanpa takut akan digrebek.
Bukan hanya dugaan telah memerikan “upeti” dibeberapa media online terbitan Medan dan keterangan masyarakat bandar narkoba di Karo juga ikut melibatkan dua oknum anggota kepolisian yang bertugas di satnarkona Polres Karo dalam peredaran barang haram tersebut.
Menurut penuturan sumber media ini yang tidak mau namanya ditulis Kamis (23/7/2026) siang, kedua oknum anggota Satnarkoba Polres Karo yang ikut terlibat dalam peredaran narkoba tersebut berinisial HB dan AF.
Keduanya juga disebut-sebut turut serta mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu yang berasal dari tangkapan.
Harusnya petugas hadir sebagai pelindung, penganyom dan menegakkan aturan hukum, menindak tegas para pelaku kejahatan seperti bandar narkoba, namun yang terjadi malah sebaliknya diduga kuat oknum ini melanggar aturan hukum.
Sumber tadi juga menjelaskan, bandar narkoba besar di Tanah Karo disebut-sebut bermarga Bol××.
” Ada dua oknum Anggota Sat Resnarkoba Polres Karo diduga bekerjasama dengan Bigbos Berinisial Bol×× Bisnis narkoba mereka (Sabu-sabu). Wilayah mereka ada di daerah Merek, Batukarang, Muthe, Tigabinaga, Juhar, Lau Baleng, dan Mardingding. Mereka dikampung-kampung.
Modus operandi yang dilakukan bandar narkoba Karo adalah menyerahkan ke anggotanya untuk dibagikan di setiap titik untuk diedarkan dan dijual kepada masyarakat atau pengguna narkoba yang kecanduan memakai sabu.
Anggota yang dipercayai untuk membagi sabu-sabu dilapangan antara lain berinisial L, dari Desa Singa, N dari Simpang 6 Kabanjahe, R dari Simpang 6, J dari Desa Seribu Jandi, dan Lia dari Katepul.
Ironisnya disebut-sebut adik kandung H berinisial AB juga ikut menjadi pengedar narkoba,” ujar Sumber tadi lagi.
Beredar juga isu kalau Belakangan ini oknum HB banyak menangkap pelaku dan pengedar narkoba, dan diduga kuat sabu yang dibagikan ke anggotanya berasal dari hasil tangkapan di lapangan.
Barang bukti hasil tangkapan tersebut diduga digelapkan dan dibagikan kepada anggotanya dilapangan. HB selaku Katim sering muncul di media sosial melakukan penindakan terhadap narkoba, ternyata diduga ia hanya menindak diluar jaringan gembong narkoba Bol××.
Terpisah, Kasat Narkoba Tanah Karo, AKP Jonny Pardede SH yang dikonfirmasi melalui pesan WhatApp Kamis (23/7/2026) sore mengenai dugaan adanya dua Oknum berseragan coklat yang dikabarkan bekerja sama dengan bandar narkoba jaringan Bol×× tidak membalas.(*)
