Siantar | Presisi24jam.com-Kapolsek Siantar Barat iptu Raja Kaya Haloho SH. MH memimpin langsung pengecekan lokasi penemuan mayat di kamar Kos-kosan Jalan Sipirok Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar, Rabu siang sekira pukul 14.00 Wib.
Kapolsek Siantar Barat Iptu Raja Kaya Haloho SH. MH menjelaskan, setiba di kos-kosan tersebut bersama personil Pamapta Polres Pematangsiantar dan Tim Inafis, kami menemukan seorang pria berinisial BRS (30) warga Kampung Kalibata Srengseng Sawah Kecamatan Jagaksa Kota Jakarta Selatan meninggal dunia dengan kondisi gantung diri di kamar mandi kos-kosan kamar No 201.
Setelah dilakukan olah TKP Tim BPBD Kota Pematangsiantar membantu evakuasi jenajah korban ke RSUD Dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar guna dilakukan visum.
Kapolsek menambahkan, kejadian tersebut bermula pagi harinya sekira pukul 10.00 Wib pacar korban berinisial IN datang ke kos-kosan tersebut, namun kamar ditempati korban dalam keadaan terkunci dan setelah diketuk, pintu kos tidak juga dibuka korban. Kemudian pacar korban meminta penjaga kos bernama Fazar untuk membuka paksa kamar agar bisa masuk kedalam kamar kos melalui jendela.
Setelah masuk melalui melalui jendela, Fazar membuka pintu kamar kos dari dalam dan mengajak pacar korban masuk kedalam kos. Saat itulah, mereka melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri di kamar mandi menggunakan seprai tempat tidur yang diikat di ventilasi kamar mandi.
Pacar korban meminta penjaga kos untuk menurunkannya karena pacar korban menganggap belum meninggal dunia.
Namun setelah di turunkan ternyata korban sudah meninggal dunia.
Bersama pacar korban, Fazar melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pematangsiantar
Berdasarkan keterangan pacar korban, IN korban yang berdomisili di Jakarta dan tiba di Pematangsiantar pada hari Sabtu menggunakan bus ALS dan baru 2 hari menginap di Kos-kosan jalan Sipirok tersebut dengan tujuan untuk bertemu dengannya.
“Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi dan hasil olah TKP maka disimpulkan korban meninggal dunia diduga akibat gantung diri menggunakan seprai tempat tidur yang diikat pada ventilasi kamar mandi. Diduga penyebab korban gantung diri karena masalah hubungan asmara dengan pacar korban tersebut. Saat ini jasad korban sudah dibawa ke RSU Dr. Djasamen Saragih untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis serta menunggu keluarga korban,” ucap Iptu Raja.(abar)
