Biru-Biru | Presisi24jam.com-Meski didesak oleh Warga setempat agar dilakukan penindakan oleh Pihak Kepolisian, praktek perjud!an tembak ikan yang berada di Desa Ajibaho Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang tetap berlanjut tanpa takut akan penggrebekan oleh aparat kepolisian.
Pantauan kembali wartawan dilokasi Jumat (19/12/2025) siang, di jalan Pasar 8- Patumbak Desa Ajibaho Kecamatan Sibiru-biru terpantau ada dua unit meja tembak ikan yang dikerumuni para pemain jud! Lengkap dengan Operator wanita muda yang berpakaian sexy guna menarik para penjud! Tembak ikan datang ke lokasi.
Bayu,(33) salah seorang warga yang diwawancarai wartawan menuturkan, para bandar jud! itu menggunakan wanita cantik dan sexsi guna menarik peminat Jud! tembak ikan yang mayoritas digemari kaum adam.
Tak tanggung-tanggung, para bandar jud! itu disebut-sebut mampu meraup keuntungan Puluhan juta rupiah perharinya.
“Kalau omsetnya ngak puluhan Juta, bagaimana dia bisa stor ke petugas Bang?” Ketus Bayu kepada wartawan.
Kedua warung tersebut diketahui warga merupakan warung kasran dan Warung kardo yang juga warga setempat. Tapi yang punya meja jud! itu bernama Wanda warga Mbaruai Biru- biru.
Ironisnya lagi, lokasi perjud!an tembak ikan tersebut hanya berjarak 100 Meter dari Mesjid dan 50 Meter dari Gereja GPDI.
” Yang diwarung Kasran itu Mesin Wanda, yang di warung kardo itu pengusahanya bukan wanda, melainkan rusli yang merupakan warga setempat juga,” jelasnya.
Warga pun menuding kalau aparat penegak hukum setempat sudah menerima ” upeti ” dari bos jud! tembak ikan tersebut ” kalau enggak terima mana mungkin polisi membiarkannya begitu terlebih tempat umum,” katanya.
Warga pun kembali mendesak Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana dan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menurunkan timsus penindakan jud! ke Desa Ajibaho Sibiru-biru guna melakukan penindakan terhadap praktek yang menyangkut dengan penyakit masyarakat tersebut.
Pasalnya, semenjak adanya praktek perjud!an jenis tembak ikan itu di desa mereka (ajibaho-red) angka kriminalitas khususnya pencurian semakin meningkat.
” Tolong kami masyarakat kecil ini pak Kapolres dan pak Kapoldasu, tolong hentikan aktivitas perjud!an jenis tembak ikan di desa kami ini. Soalnya, semenjak adanya jud! ini sering sekali di desa kami ini terjadi kemalingan. Selain itu, banyak sudah rumah tangga yang hancur bahkan terjadi perceraian gara-gara jud! ini,” ujar warga itu penuh harap.
Terkait hal ini Kapolresta Deli serdang Kombes Pol Hendra Lesmana yang dikonfirmasi beberapa wartawan melalui pesan singkat Whatsaap masih enggan memberikan tanggapan.(*)
