Tanah Karo | Presisi24jam.com-Terkait limbah pabrik tahu yang disebut-sebut milik pria turunan bernama Aguan yang dituding warga telah mencemari lingkungan dan meresahkan karena mengalir ke perladangan warga mendapat respon dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Karo.
Pada Rabu (17/9/2025) siang, beberapa orang petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo turun ke lapangan melakukan survey.
Usai melakukan Survey kelapangan, Sri Hartati Kabid pengendalian Dinas Lingkungan Hidup Kabuparen Karo kepada sejumlah wartawan menjelaskan air limbah pabrik tahu sudah di kelola dengan benar,.
Secara pengelolaan limbah mereka sudah bagus tidak ada limbah bocor ke pemumiman warga air limbah di manfaatkan untuk penyiraman tanaman,” ujar Sri Hartati
Lanjut dikatakannya, secara menyeluruh dugaan pencemaran lingkungan akibat proses produksi pabrik pembuatan dan pengolahan tahu di jalan Kaban Jahe-Merk desa Lambar sudah memiliki IPAL (Pengelolaan Limbah-red)
Masih kata Sri Hartati, ia menegaskan, pihaknya selalu melakukan pengawasan dan sosialisasi terhadap pabrik tahu agar tidak ada di permasalahan.
Sementara itu, amatan wartawan dilapangan Kamis (18/9/2025) siang, keterangan Sri Hartati Kabid Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo sangat bertolak belakang.
Sebab, air limbah pabri tersebut terlihat meluber keluar areal pabrik dan masuk ke perladangan warga.(Gor)
