Medan | Presisi24jam.com-Setelah adanya dugaan pengunjung di D’Red KTV & Club di Jalan Ring road Gagak Hitam, Ruko Komplek Seroja Permai Medan tumbang diduga akibat over dosis.
BNNP Sumut akan segera bereaksi dan melakukan razia di Tempat Hiburan Malam (THM) mewah tersebut.
D’ Red KTV & Club tersebut kerap dirazia oleh penegak hukum, namun tetap membandel seakan tak ada takutnya menjual barang haram seperti pil ekstasi maupun minuman keras berbagai merk.
Karena tidak mentaati aturan dan diduga pernah ada pengunjung yang over dosis serta meninggal dunia setelah dilarikan ke Rumah Sakit di Medan membuat kepala Badan Narkotika Nasional Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Toga H Panjaitan SH SIK angkat bicara.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/2/2025) siang, mantan Dir Narkoba Poldasu ini mengatakan akan segera melakukan penyelidikan dengan menurunkan anggotanya.
Brigjen Pol Toga H Panjaitan SH SIK mengatakan, BNN Sumut merupakan bagian dari Polri dan dapat sewaktu-waktu dapat melakukan tindakan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Tempat Hiburan Malam D’ Red yang buka 24 tanpa jeda itu sangat meresahkan warga sekitar. Yang mana lokasi itu dekat dengan kawasan padat penduduk dan sangat mengganggu kenyamanan warga. Sehingga tidak ada lagi kata terlambat dalam menindak D’ Red Sunggal Medan.
Salah seorang warga sekitar berinisial KH kepada wartawan mengatakan, adanya dugaan mengenai peredaran narkoba inex varian baru disebut-sebut dijual dengan harga paling murah Rp 300 ribu.
KH menambahkan, ia dan warga lainnya berharap agar Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Toga H Binsar Panjaitan SH SIK dapat sesegera mungkin melakukan tindakan ke Tempat Hiburan Malam (THM) D’Red KTV & Club.
Sebab katanya, selain dugaan banyaknya peredaran narkoba inex, dilokasi tersebut juga banyak terlihat gadis-gadis belia berpakaian seksi yang masih dibawah umur berkeliaran.
Kalau terus dibiarkan, lokasi tersebut dapat menghancurkan martabat wanita dan generasi muda,” ujar KH yang diamini warga lainnya.(Nas)
