Tanah Karo | Presisi24jam.com-Miris memang melihat kinerja orang nomor satu yang disebut Kepala Desa Juhar Sada Nioga Kecamatan Juhar Kabupaten Karo dalam penggunaan Alokasi Desa Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang dikuncurkan Pemerintah daerah dan Pemerintah Pusat pada tahun 2024 ke Desa Juhar Sada Nioga.
Dana masuk ke Desa Juhar Sada Nioga sebesar Rp 1.005.874.822 untuk mensejahterakan masyarakat yang berada di desa itu. Namun dilihat dari hasil pekerjaan yang dikerjakan pada tahun 2024, ada dugaan telah terjadi korupsi dalam pekerjaan tersebut.

Yang diduga telah terjadi Mark Up pekerjaan ya itu pembukaan jalan Pertanian Juma Asar Kak Karangen Pendomen, dengan biaya Rp 110.048.000 (Seratus sepuluh juta empat puluh delapan ribu rupiah).
Selain itu juga diduga pembangunan saluran air limbah namo Lembu dengan biaya Rp 155.196.800, mark Up tenaga kerja.
Melihat kinerja Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) berikut Kepala Desa agar diperiksa oleh Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kecamatan Tigabinanga dari hasil pekerjaan mereka pada tahun 2024.
Hal ini dikatakan sejumlah warga bermarga Ginting dan Sembiring kepada Presisi24jam.com, dilokasi pekerjaan Kamis (17/7/25) siang.
Dikatakan mereka, untung ada Wartawan datang ke Desa ini, kalau tidak, seperti ini.lah hasil pekerjaan, kalau kami warga sini agak risih bertanya, kalau kita berkata jujur bagaimana mungkin dana sebesar hanya digunakan untuk membuka jalan, ini kan aneh, kesal warga. Kita lihat alat berat hanya bekerja satu hari terus pulang.
Demi terciptanya desa Juhar Sada Nioga bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme kami berharap Tim Inspektorat segera turun kelokasi pekerjaan,pinta warga.
Setelah mereka turun, juga diminta Kacabjari Tigabinanga agar menindak secara tegas bila ada temuan pengelembungan dana dalam pekerjaan itu, harap nya.
Sekedar mengingatkan, lihat jalan lingkungan kami di Juhar Sada Nioga, rusak, padahal pemerintah setiap tahun menguncurkan dana untuk Desa ini, kemana uang.itu.dibuat, hati.ini pun bertanya tanya, ungkap warga lainya.
Kepala Desa Juhar Ginting Sada Nioga, Dedy Martin Ginting, hendak dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (17/7/25) belum berhasil. (Kor)
