SERGAI | presisi24jam.com – Tutupnya judi di Pantai Cermin akibat digrebek gabungan aparat keamanan tidak membuat para bandar ciut.
Bandar judi dadu membuka bisnis haramnya di Payah Lombang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Sumatera Utata.
Lokasi ini mereka anggap memberi jaminan keamanan dan kenyamanan kepada para pemain. Tak ayal, ratusan pemain judi berkantong tebal pun beramai-ramai datang untuk mengadu nasib bermain judi dilokasi tersebut.
Mungkin sang bandar berani memberi jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pemain, dikarenakan diamnya aparat penegak hukum atas keberadaan lokasi atau markas judi beromset ratusan juta rupiah setiap hari.
Sementara itu, seorang warga yang tidak mau namanya dipublikasi mengatakan, judi dadu di Payah Lombang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai panitianya diduga berinisial ASW dan JK.
“Baru beroprasi hari ini bang. ASW kemarin jadi bandar di Batang Ale juga, sementara JK oknum Aparat bang,” kata warga yang minta namanya di rahasiakan. Rabu (26/4/2024).
Beberapa waktu yang lalu, dalam pidatonya yang disiarkan sejumlah media cetak, TV, online dan media sosial, Jokowidodo menyerukan agar masyarakat tidak bermain judi dalam bentuk apapun.
Selain menyerukan kepada seluruh masyarakat, Joko Widodo juga telah memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si meneruskannya kepada Kapolda dan seluruh jajaran untuk memberantas segala bentuk perjudian.
Mendapat perintah dari Pemimpin Negara Repoblik Indonesia, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si langsung memberikan perintah kepada seluruh jajarannya membentuk Tim Satgas Judi.
Namun sayang, meskipun pimpinan tertinggi di Kepolisian telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk memberantas segala bentuk perjudian, namun sayang, judi dadu di Payah Lombang, Kecamatan Sei Rampah, terlihat ramai pecandu judi. Warga pun menduga aktivitas ilegal itu direstui oknum terkait.
“Mungkin uda direstui, makanya bebas beroperasi bang,” kata warga.(red)
