Tanah Karo | Presisi24jam.com-Setelah melakukan investigasi kebeberapa titik lokasi Jud! Tembak ikan Di wilayah hukum Polsek Tiga Binanga Polres Tanah Karo Senin (14/4/2025), Akhirnya kru media ini mendapat kabar kalau mesin jud! Tembak ikan yang ada dibeberapa titik masuk dalam wilayah hukum Polsek Tiga Binanga Polres Tanah Karo milik Simar××××.
Menurut beberapa warga yang berhasil dikonfirmasi wartawan, Simar××× merupakan oknum berambut cepak.
Untuk memuluskan bisnis haramnya tersebut, Simar×××× menyerahkan kendali dilapangan kepada pria bermarga Daman×× dan dikordinir Ron×
Hasil investigasi kru media ini, hampir setiap sudut wilayah Kecamatan Tiga Binanga terdapat mesin jud! Tembak ikan.
Ironisnya, mesin penghisap uang rakyat tersebut juga ada disalah satu warung kopi yang tak jauh dari Polsek Tiga Binanga.
Namun sayang, dimi mendapatkan “upeti” dari bandarnya, Polsek Tiga Binanga seolah memberikan “restu” kepada pengelola mesin jud! Tembak ikan Tersebut untuk memiskinkan rakyat di Kecamatan Tiga Binanga.
Salah seorang pria bermarga Tarigan yang ditemui wartawan media ini tidak jauh dari lokasi jud! Tembak ikan mengatakan kalau aktifitas ini sudah lama.
Omset setiap lokasi jud! Tembak ikan yang ada di Kecamatan Tiga Binanga ini mencapi puluhan juta setiap harinya,” ujar bapak paruh baya ini.
“Kalau Polsek Tiga Binanga kita ngak heran bang, mana mau mereka menggerebeknya, begitu juga dengan Polres Tanah Karo.
Menurut informasi, kalau Polsek Tiga Binanga dan Polres Tanah Karo sudah menerima sesuatu dari pengusaha, jadi ngak kan mungkin menggerebek,” ujar bapak ini kesal.
Untuk itu, ia dan warga lainnya berharap agar Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SH SIK menurunkan Tim ke Tanah Karo untuk memberantas segala bentuk perjudian.
Sementara itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto SH SIK yang dikonfirmasi berulang kali melalui pesan WhatsApp terkait aktivitas perjud!an tembak ikan diwilayah hukumnya tidak menjawab sehingga menjadi pertannyaan besar bagi kalangan wartawan.
Ada apa dengan mantan Kapolres Dairi ini,? kenapa tidak pernah mau menjawab apabila wartawan mengkonfirmasinya terkait perjud!an, apa memang sosok AKBP Eko Yulianto SH SIK sengaja “memelihara” perjud!an tembak ikan yang telah menyengsarakan masyarakat Tanah Karo,” ujar para wartawan bertanya.(*)
