Tanah Karo | Presisi24jam.com-Bagaimana narkoba mau bersih di Tanah Karo kalau ada dugaan dua oknum anggota Satnarkobanya menjadi bandar.
Disebutkan, 2 oknum Satnarkoba Polres Karo malah viral lantaran diduga jadi bandar narkoba. Melihat vidio dari akun tiktok @roni.kacaribu0. Terpampang gambar gapura bertuliskan Resor Tanah Karo.
Dalam vidio gambar itu, tertulis narasi yang menyebutkan, “Kalau mau anda bersih dari peredaran narkoba di Kabupaten Karo ini, Personil Polres Karo seperti, berinisial S dan EB harus pindah dari Polres Karo. Karena merekalah bandar yang sebenarnya”.
Berkaca dari narasi vidio di akun tiktok @roni.kacaribu0 itu, jelas menyebutkan bahwa kedua oknum polisi yang bertugas di Sat Narkoba Polres Tanah Karo tersebut merupakan dalang dari peredaran narkoba di Kabupeten Karo yang dikomentari warganet tiktok @syahpoetra effendi: “pas” yang seakan mengisyaratkan Kapolres Tanah Karo harus memberikan tindakan dan memutasi kedua oknum polisi tersebut keluar daerah.
Sementara itu, Kapolres Tanah Karo, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M. Tr. Opsla yang dikonfirmasi melalui kasat Narkoba AKP Arjuna Bangun SH Jumat (31/1/2025) sore sekitar pukul 19.00 Wib terkait vidio tersebut mengatakan
“Berita gak benar itu bapak, Kalau ada kaki kita yang bisa nunjukkan ada yang jual sabu di Tanah Karo ini jumpakan sama saya, Tunjukkan dimana Tempatnya, biar kita tangkap sekarang, ujar AKP Arjuna Bangun menjawab pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan.
Bahkan saat ditanya banyaknya temuan ke-dua oknum tersebut memiliki anak asuh (Kaki-red) untuk melaksanakan transaksi peredaran narkoba di sejumlah titik di Kabupaten Karo, mantan kanit reskrim Polsek Medan Baru ini tetap membantah
Terpisah, terkait vidio yang menyatakan adanya dua oknum polisi Sat Narkoba Polres Tanah Karo yang menjadi Bandar Narkoba, tim media ini mencoba melakukan penelusuran di sejumlah titik yang disebut-sebut sebagai lokasi peredaran narkoba dengan 2 oknum polisi itu dibalik layar.
Hasilnya, beberapa pemuda di kawasan kota Kabanjahe mengakui bahwa meraka merasa akan membeli narkoba dari pengedar yang diduga dipelihara kedua oknum polisi Sat Narkoba Polres Tanah Karo tersebut.
“Itu yang jual kakinya polisi bang, aman kalok beli sama mereka. Ngak takut kita ditangkap,” aku salah seorang pemakai narkoba saat ditemui di warung kopi di kawasan Kabanjahe, Jum’at (31/1/2025) siang.
Pria yang tidak mau namanya disebutkan ini juga mengaku mengetahui para pengedar tersebut anak buah oknum polisi dari salah seorang rekannya juga terlebih dahulu menjadi langganan pengedar yang disebut-sebut berinisal ‘KS’.
“Aku taunya dari kawan, dia yang bawa aku ke situ. Kata kawan ku aman. Ku dengar juga gitu bang, dipelihara itu, makanya lancar-lancar aja,” tutupnya.(*)
