Deliserdang | Presisi24jam.com-Warga Kecamatan STM Hilir wilayah hukum Polsek Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang, semakin resah, Di tengah gencarnya instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas segala bentuk perjud!an.
Namun sayang, bisnis haram tersebut semangkin menggila, mesin jud! tembak ikan hampir ditiap sudut di Kecamatan STM Hilir ada.
Seperti di Desa Lau Rempak, Desa Talapeta, Pajak Minggu, hingga Desa Penungkiren, mesin jud! tembak ikan beroperasi 24 jam penuh.
Para pemain bahkan antri, sementara pengelola dengan santainya menjalankan bisnis ilegal ini. Yang lebih miris, ini terjadi di tengah bulan suci Ramadhan, tanpa ada sedikitpun rasa takut akan hukum dan dosa.
“Kami sangat resah! Anak-anak kami menjalani ibadah puasa, tapi jud! jalan terus tanpa ada tindakan dari polisi. Apa Kapolsek Talun Kenas AKP Ronad dan Kanit Reskrim Ipda Hotman Barus sudah tutup mata? Jangan-jangan ada ‘setoran’ dari pengelola, makanya mereka diam saja!” ujar seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, Rabu (12/3/2025).
Padahal, perjudian ini jelas melanggar Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 74 tentang penertiban perjud!an dalam Pasal 303 mengancam pelaku dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hukum seolah tumpul ke atas dan hanya tajam ke bawah.
Warga mendesak Kapolres Deli Serdang Kombes Rafael Sandy Cahya Priambodo dan Kasat Reskrim Kompol Risqi Arif Setiawan untuk segera turun tangan dan menindak lokasi. Jika tidak, jangan salahkan masyarakat jika kepercayaan terhadap kepolisian semakin runtuh.
Kapolsek Talun Kenas AKP Ronad saat dikonfirmasi wartawan Kamis (13/3/2025) siang sekitar pukul 14.16. Wib melalui pesan WhatsAppp tidak menjawab.
Hal yang sama juga dilakukan Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Raphael Sandhy Cahya Priambodo SH SIK, orang nomor satu di Polresta Deliserdang ini juga memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp Kamis (13/3/2025) siang sekitar pukul 14.20 Wib.
Dengan tidak membalasnya kedua penegak hukum ini saat dikonfirmasi, ada dugaan kalau pihak pengelola jud! Tembak ikan dan t0gel memberikan sesuatu untuk tutup mulut.(*)
