PEMATANGSIANTAR | presisi 24 jam com – Dalam rangka penyusunan rencana pembangunan jangka panjang, Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Baruno jadiri Musrenbang yang dibuka langsung Wali Kota dr Susanti Dewayani dengan visi pembangunan “Pematangsiantar Indah, Maju dan Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Serba Guna Kota Pematangsiantar, Kamis (25/4/2024) pagi.
Pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Musrenbang RPJPD) Kota Pematangsiantar Tahun 2025-2045, ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani didampingi Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno mewakili Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Netty Sianturi, perwakilan Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Ika Hardina Lubis dan perwakilan Forkopimda Kota Pematangsiantar.
Wali Kota pematangsiantar mengucapkan Dirgahayu Kota Pematangsiantar ke-153 Tahun 2024. Seiring perjalanan panjang yang telah dilalui selama 153 tahun, kota Pematangsiantar tentunya mengalami banyak perubahan-perubahan.
“Baik secara fisik maupun sosial, ekonomi dan budaya kita menyadari bersama bahwa masyarakat Kota Pematangsiantar menaruh harapan besar bagi kita sekalian sebagai penyelenggara pemerintahan agar Kota Pematangsiantar kita ini senantiasa mengalami perubahan-perubahan kearah yang lebih baik,” urainya.
Musrenbang RPJPD ini merupakan tonggak bersejarah dalam perjalanan pembangunan kota dan juga langkah penting dalam membangun arah pembangunan Kota Pematangsiantar 20 tahun ke depan.
“Dokumen RPJPD ini harus dilakukan secara serius, komprehensif, dan aspiratif,” ujar Susanti Dewayani seraya menambahkan dirinya merasa terhormat dan bersyukur bisa berada di tengah-tengah bapak/ibu para pemangku kepentingan.
Visi pembangunan Kota Pematangsiantar yang dituangkan dalam dokumen rancangan RPJPD Kota Pematangsiantar tahun 2025-2045 adalah “Pematangsiantar Indah, Maju dan Berkelanjutan”, yang nantinya akan diimplementasikan lewat 8 misi.
Di antaranya, mewujudkan kota layak huni melalui transformasi infrastruktur, mewujudkan transformasi sosial untuk menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing, unggul dan berkarakter.
Kemudian mewujudkan transformasi ekonomi yang inklusif, mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan baik dan dinami, mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan, mewujudkan masyarakat demokratis dan penciptaan lingkungan yang aman, mewujudkan pelestarian budaya dan, mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sedangkan untuk arah kebijakan RPJPD Kota Pematangsiantar tahun 2025-2045, nantinya akan melalui empat tahapan yang kemudian diturunkan dalam RPJMD, melalui empat tahapan.
Yaitu, tahap pertama RPJMD Kota Pematangsiantar Tahun 2025-2029, yang akan difokuskan untuk penguatan modal dasar pembangunan. Kmudian tahap kedua RPJMD tahun 2030-2034 adalah tahap Akselerasi Pembangunan. Tahap ketiga RPJMD Tahun 2035-2039 akan dilakukan ekspansi dan transformasi digital.
“Tahap keempat RPJMD tahun 2040-2045 sebagai tahap akhir untuk mewujudkan visi Kota Pematangsiantar Indah Maju dan Berkelanjutan,” ucap Susanti Dewayani yang merupakan perempuan pertama memimpin Kota Pematangsiantar.
Untuk itu, Wali Kota Susanti Dewayani berharap, melalui acara Musrenbang ini secara bersama-sama memberikan sumbangan pemikiran dan berpartisipasi aktif, berkontribusi dalam bentuk masukan dan saran untuk menyempurnakan rancangan RPJPD Kota Pematangsiantar tahun 2025-2045.
“Ssehingga dapat bermanfaat dan menghasilkan rencana pembangunan yang komprehensif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar sebagaimana yang dicita-citakan oleh Raja Sang Naualuh Damanik dalam membangun Kota Pematangsiantar,” tukasnya.
Dalam Kegiatan tersebut tampak hadir juga perwakilan Pimpinan Kepala Daerah di Wilayah Dataran Tinggi Sumatera Utara seperti Kabupaten Simalungun, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Badagai, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kota Tebing Tinggi, serta Para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Pimpinan BUMN, BUMD dan Instansi Vertikal, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Organisasi, Masyarakat. (abar)
