Tanah Karo | Presisi24jam.com-Sejumlah warga Desa Bunga Baru Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, meminta kepada Investorat Pemkab Karo, dan Kacabjari Tigabinanga periksa penggunaan
Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang digunakan di Desa ini tahun anggaran 2024.
Hal ini dikatakan Nasifta Sembiring (52) didampingi Kornelta Bangun (37) kepada Tim Wartawan Presisi24jam.com, di Desa Bunga Baru, Rabu (16/7/25) jam 11.30.Wib. Dikatakan mereka secara bergantian, sebenarnya kami sayang sama kepala Desa kami, tapi dia sebaliknya, kata mereka.
Bagaimana tidak kami kecewa, anggaran yang disalurkan Pemerintah pusat maupun Pemerintah daerah besar jumlah nya masuk ke desa kami ini. Tapi kalau di lihat hasilnya kami kecewa. Lihat jalan lingkungan juga rusak, air pada mati, dranaise sepanjang desa ini penuh dengan kotoran, padahal desa ini bukan lah luas untuk membangun serta menata desa ini seperti namanya Bunga Baru yang di dirikan oleh Merga Ginting Munte dahulunya.
Meihat hal ini, kami berharap, sebagaimana dana masuk kedesa Bunga Baru pada tahun 2024 sejumlah Rp 1.028.391.832, pihak penyidik atau penyelidik segera turun kelokasi guna memeriksa dana – dana masuk pada tahun 2024, pinta warga.
Kemana saja dana digunakan kami perlu penjelasan dari pihak yang berkompoten, harap warga. Harap maklum kami jauh dari inti kota sehingga malas naya naya tetang dana tersebut, tapi kalau ditanya boleh kami jawah secara detail, beber Kornelta.
Kami bercerita apa ada nya, tanpa rekayasa, lihat desa ini, sepanjang Dranaise di kampung ini, kumuh dan sangat kotor, melihat hal ini lah dasar kami.mengatkan kades tidak sayang sama kami.
Peristiwa yang terjadi di desa ini telah kami ungkapkan, kalau memang pemeriksa sampaikan kepada mereka dan titif salam kepadanya. Bila benar diperiksa ada dugaan kami ” gawat” ya tapi kita tunggu hasil audit mereka.
Bila pemeriksaan itu berjalan sesuai ketentuan, kami yakin tahun berikutnya penggunaan dana desa di.Bunga baru akan trasparan, tapi kalau.hanya diam dan semua membisu, Desa Bunga Baru, sudah barang tentu tidak ada perubahan, ujar warga lainya.
Dana sebesar lebih kurang satu milyar setiap tahunya ke desa ini pembangunan sementara desa ini termasuk kecil, seharus nya Desa ini benar benar lah seperti Bunga Baru, itu baru main kepala Desa nya, ujar Sadrah menimpali.
Pekerjaan rabat beton sepanjang 300 Meter dan lebar 2,5 Meter, ada dugaan kami tidak sesuai dengan pekerjaan, tentunya ahli lebih mengetahui, yang jelas dugaan kami ada, untuk membuktikan kebenaran ini, kapan ahli turun kami siap mendampingi, ujar Kornelta dan Sembiring
Pekerjaan ini dibangun denga biaya Rp 250 juta, mari sama sama kita bawa meter dan matrial apa saja yang digunakan,.mari kita berhitung, tegas warga.
Selain itu, dana pengelolaan lingkungan, apa saja itu, sementara dranaise ditengah desa sanga bauk dan jorok kesal mereka.
Biar diketahui saja, Kepala Desa di desa ini dengan ketua BPD,, adik abang, apa kah diperbolehkan sesuai aturan ? hati kami penuh tanya, ujar Kornelta diamini Nasifta Sembiring.
Jalan terbaik, semoga setelah berita ini terbit, Investorat Pemkab Karo, segera mengaudit penggunaan dana tahun 2024 di desa ini, harap warga.
Kepada Wartawan sudah jelas melihat secara langsung desa kami ini, beritakan apa adanya dan kami tunggu hasil dari pekerjaan itu, harapnya. Semoga Media Presisi24jam.com semakin oke di NKRI ini, akhirnya.
Sementara Kepala Desa Bunga Baru, Edy saputra Tarigan, hendak dikonfirmasi di Desa itu, belum berhasil, demikian juga ketua BPD Edy juga belum berhasi.(kor)
