Karo | Presisi24jam.com-Setelah menguasai bisnis perjudian T0ge| dan beberapa judi lainnya di Beberapa wilayah Sumatera Utara (Sumut), kini AS alias KY dikabarkan hendak mengembangkan sayapnya dengan merambah ke wilayah Karo.
Kabar ini beredar dilapangan Rabu (9/9/2026), setelah beberapa hari yang lalu, aktifitas perjudian di Karo berhenti beberapa hari. Berhentinya aktifitas berbagai perjudian di Karo karena dikabarkan ada razia besar-besaran dari Mabes.
Ternyata rumor adanya razia dari Mabes hanya tipu muslihat semata dikarenakan adanya dugaan kalau utusan dari AS alias KY sedang melakukan negosiasi kepada pihak-pihak yang berkompeten untuk memuluskan bisnis perjudiannya.
“Utusan AS alias KY disebut-sebut menemui petinggi di Polres dan juga menemui sejumlah ketua OKP, ormas dan juga disebut-sebut bekerja sama dengan SDTS salah satu penyanyi dan pencipta lagu karo untuk memuluskan bisnis perjudiannya.
Amatan kru media ini dilapangan, meskipun situasi erupsi Gunung Sinabung baru-baru ini terjadi tidak menyurutkan niat AS alias KY dan SDTS melakukan bisnis ileggal tersebut.
Kedua orang ini disebut-sebut akan membangun berbagai bisnis perjudian hingga ke pelosok Desa yang ada di Kabupaten Karo.
“Lancarnya bisnis perjudian yang dikomandoi AS alias KY dan SDTS di Kabupaten Karo disebut-sebut karena sudah memberikan “upeti” hingga ratusan juta kepada aparat penegak hukum (APH).
Dengan semangkin maraknya aktifitas perjudian di Kabupaten Karo ini, salah seorang tokoh masyarakat Karo berinisial GA meminta Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SH SIK memerintahkan Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak SH SIK membentuk tim khusus turun ke Karo melakukan penggerebekan lokasi-lokasi perjudian.
“Sebab kata bapak paruh baya ini, kalau diharapkan dari aparat penegak hukum yang ada di Polres Karo rasanya mustahil dikarenakan ada dugaan kalau mereka sudah main mata dengan Aseng alias Kayu dan SDTS ,” ujar bapak yang sudah beruban ini.
Sementara itu, sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, untuk keseimbangan berita, kru media ini melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp Rabu (9/9/2026) sore kepada Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si terkait maraknya perjudian t0ge| dan beberapa judi lainya tidak membalas.
Pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan ke Nomor +62 813-7699-×××× masuk dengan ditandai contreng dua namun tidak dibalas.
“Dengan bungkamnya seorang Kapolres saat dikonfirmasi membuat kecurigaan besar dikalangan masyarakat, ada apa dengan kapores atau apa ada dengan AS alias KY dan SDTS pengelola perjudian,” (*)
